Hindari Bahan Bedak untuk Kulit Berjerawat dan Sensitif

Anda mungkin sering bertanya-tanya apa yang menyebabkan jerawat dan apa saja kandungan bahan yang terdapat dalam bedak untuk kulit berjerawat dan sensitif yang wajib dihindari. Menurut Mona Gohara, MD, seorang profesor klinis asosiasi di Yale School of Medicine dan dokter kulit di Dermatology. Jerawat bisa disebabkan karena adanya masalah hormonal, jarang mengganti sarung bantal, konsumsi makanan berlemak dan manis, atau perawatan kulit yang salah untuk jenis kulit Anda. Oleh karena itu, saat membeli bedak untuk kulit berjerawat dan sensitif sebaiknya hindari beberapa bahan berikut ini.

Bedak untuk kulit sensitif yang bagus antara lain Marcks, Canmake, dan Pigeon powder

1. Asam salicylate

Asam salisilat mungkin terlalu keras untuk kulit berjerawat bagi sebagian orang. Anda tetap bisa menggunakan asam salisilat dalam jumlah dosis yang kecil sebagai perawatan spot atau mengurangi bintik hitam bekas jerawat.

2. Exfoliating beads 

Mengobati kulit kusam Anda dengan pengelupasan kulit terdengar seperti perawatan menarik. Tapi berhati-hatilah. Alih-alih mengelupas sel-sel kulit mati dengan lembut, exfoliating beads yang keras sebenarnya bisa menjadi penyebab jerawat dan iritasi. “Exfoliating beads merupakan teknik pengelupasan kulit buruk untuk jerawat dan membuat kondisinya lebih buruk dan berlarut-larut,” kata Dr. Gohara. 

3. Kandungan parfum

Wangi segar mungkin membuat Anda bersemangat di pagi hari, tetapi Anda tidak boleh menggunakan produk beraroma di wajah Anda. “Pewangi dan parfum dapat ditemukan di banyak pencuci dan scrub yang dijual bebas yang dipasarkan untuk kulit berjerawat,” kata Dr. Gohara. Namun, produk ini bisa menjadi penyebab jerawat. 

4. Retinol

Menurut jurnal Dermatology and Therapy, menjelaskan bahwa penggunaan retinol topikal berkhasiat pada lesi jerawat non-inflamasi dan inflamasi. Namun, dalam jurnal tersebut juga ditemukan bahwa kandungan retinol memiliki efek samping yang mungkin terjadi dengan retinoid topikal seperti kemungkinan iritasi dan kekeringan.

4. Benzoylperoxide

Banyak pencuci muka dan perawatan spot yang dijual bebas membanggakan benzoil peroksida sebagai bahan utama untuk melawan jerawat. Benzoil peroksida efektif dan dapat ditoleransi oleh kebanyakan orang. Akan tetapi kandungan ini juga menunjukkan bahwa benzoil peroksida dapat menyebabkan jerawat, atau membuatnya semakin memperburuk. Produk benzoil peroksida di dalam bedak untuk kulit berjerawat dan sensitif yang dijual bebas dapat menyebabkan efek kemerahan, perih, dan kulit kering. 

5. Minyak kelapa

Minyak kelapa memiliki pangsa hype. Menurut Jonathan Kantor, MD, direktur medis di Pusat Dermatologi Florida di St. Augustine, Florida, menyarankan untuk berpikir dua kali untuk menggunakannya pada kulit Anda. Minyak kelapa sebaiknya Anda hindari jika memiliki kulit sensitif dan cenderung berjerawat. Minyak kelapa dapat membuat wajah tampak lebih tebal, yang berarti dapat menyumbat pori-pori dan, jika Anda rentan terhadap berjerawat, mungkin akan memperburuk keadaan.

6. Silikon

Silikon sebenarnya bukanlah zat yang buruk, dan mungkin bisa membantu mengobati bekas luka, namun tidak jika diaplikasikan ke kulit yang sensitif dan berjerawat. Silikon dapat memblokir pori-pori dan membuat kondisi jerawat semakin parah.

Ranella Hirsch, MD, presiden Dokter Perawatan Kulit di Boston, Massachusetts, setuju bahwa silikon memiliki beberapa manfaat. Dia mengatakan itu dapat “meningkatkan tekstur dan nuansa produk perawatan kulit” dan juga menciptakan penghalang untuk membuat kulit tampak lebih halus. “Namun, bagi sebagian orang, mungkin ada alergi terhadap silikon atau beberapa bahan tidak aktif yang digunakan untuk membuatnya,” kata Dr. Hirsch. Perhatikan kulit Anda; lihat tanda-tanda ini bahwa produk Anda merusak wajah Anda.

Itulah beberapa bahan di dalam bedak untuk kulit berjerawat dan sensitif yang harus Anda hindari untuk mencegah kondisi jerawat yang semakin buruk.

7 Rekomendasi Sunscreen untuk Kulit Kering Terbaik, Ada Biore UV Aqua Rich

Sunscreen adalah produk skincare yang wajib dipakai setiap hari, apalagi jika Anda aktif beraktivitas di luar ruangan. Meski begitu, memilih sunscreen juga perlu disesuaikan dengan jenis kulit. Jika memiliki kulit kering, maka pilih tabir surya yang diformulasikan untuk tipe kulit tersebut. Anda bisa mencoba Biore UV Aqua Rich dan merek lainnya.

Paparan sinar matahari akan membuat bekas jerawat jadi sulit hilang, kulit wajah jadi lebih kering, kusam, dan kasar. Biasanya sunscreen untuk kulit kering ini mengandung pelembap, sehingga kulit Anda tidak akan semakin kering karena sinar matahari.

Jika masih bingung, berikut beberapa rekomendasi sunscreen untuk kulit kering terbaik yang bisa Anda coba. 

Rekomendasi Sun Protection untuk Kulit Kering

  1. Biore UV Aqua Rich Watery Gel

Biore UV Aqua Rich ini memiliki SPF 50 yang populer di Indonesia. Teksturnya juga cukup ringan dan agak cair. Sehingga sunscreen ini jadi mudah menyerap saat diaplikasikan di wajah. 

Dalam Biore UV Aqua Rich ini mengandung Hyaluronic Acid, Royal Jelly, dan Citrus Essence sehingga mampu mempertahankan kelembapan kulit Anda. Kulit terlindungi dari sinar UV dan sekaligus lebih terhidrasi. 

  1. Cosrx Aloe Soothing Sun Cream

Sunscreen Cosrx ini mengandung ekstrak aloe vera, sehingga bisa melembapkan kulit secara ekstra dan memperbaiki kondisi kulit yang bermasalah. Tekstur produk ini memang cukup tebal, namun tetap terasa ringan dan lembut saat diaplikasikan di wajah. 

Cosrx Aloe Soothing Sun Cream ini memiliki kandungan SPF 50 sehingga bisa melindungi kulit lebih lama. Produk ini juga cocok untuk kulit sensitif dan jenis kulit lainnya. 

  1. Innisfree Daily UV Protection Mild

Innisfree adalah brand asal Korea Selatan yang sudah populer dengan berbagai produk perawatan kulit wajahnya. Innisfree juga punya produk sunscreen dengan SPF 35 dengan formula berbahan dasar air. 

Sunscreen dari Innisfree ini mudah menyerap ke kulit wajah setelah diaplikasikan. Sunscreen dari Innisfree ini juga mengandung sunflower oil dan ekstrak teh hijau yang dapat melindungi kulit dari sinar matahari dan kulit jadi tetap sehat.

Ada juga kandungan Purslane dan ekstrak asiatic pennywort sehingga membuat kulit tetap lembap dan terhindar dari iritasi.

  1. Laneige Watery Sun Cream

Untuk pemilik kulit kering, bisa juga mencoba sunscreen dari Laneige Watery Sun Cream yang mengandung SPF 50. Sunscreen yang disebut waterproof ini mengandung Birch Sap dan Skin Moisturizing factor sehingga dapat menjaga kesehatan kulit dan tetap lembap.

Sunscreen ini juga dapat menahan keringat dan tetesan air. Aman untuk kulit kering dan semua jenis kulit. 

  1. Skin Aqua Moisture Milk

Skin Aqua punya berbagai variasi sunscreen yang disesuaikan dengan jenis kulit seseorang. Untuk kulit kering ada Skin Aqua Moisture Milk yang memiliki tekstur lotion agar cair. 

Sunscreen dengan SPF 40 PA+++ ini mengandung vitamin E yang mampu memberikan kelembapan kulit. Ada juga kandungan susu yang akan membantu mencerahkan kulit wajah. Produk ini aman untuk kulit kering dan sensitif karena tidak mengandung pewangi dan pewarna. 

Sunscreen ini mudah menyerap ke kulit karena sangat ringan dan tidak meninggalkan rasa lengket. 

  1. Erha21 Perfect Shield 

Bagi pemilik kulit normal dan ada bagian yang kering sepertinya akan cocok menggunakan Erha21 Perfect Shield ini. Produk sunscreen ini diformulasikan untuk kulit normal cenderung kering. 

Sunscreen ini cocok untuk penggunaan sehari-hari karena memiliki SPF 30 dan mengandung pelembap dan anti aging.

  1. Wardah Sunscreen Gel SPF 30

Wardah Sunscreen Gel ini memiliki tekstur gel yang cocok untuk jenis kulit kering. Di dalamnya terkandung lidah buaya dan vitamin E yang bisa membuat kulit lembap.

Ditambah lagi dengan kandungan SPF 30 yang menjaga kulit wajah dari paparan sinar matahari. Tekstur gel membuat sunscreen Wardah mudah meneyrap dan sangat ringan. 

Itulah 7 rekomendasi produk sunscreen terbaik untuk kulit kering. Anda bisa menggunakan Biore UV Aqua Rich hingga Wardah Sunscreen Gel. Pilih sunscreen yang sesuai dengan kebutuhan kulit Anda.

Jangan Diremehkan, Ini Pentingnya Memakai Sunscreen untuk Remaja

Kebanyakan anak-anak dan remaja belum terlalu memprioritaskan penggunaan sunscreen. Padahal, meskipun kulit remaja umumnya masih lebih sehat dibanding kulit dewasa, pemakaian sunscreen untuk remaja sudah sangat penting untuk dilakukan.

Menggunakan sunscreen adalah salah satu upaya melindungi kesehatan kulit sejak muda. Dengan begitu, kondisi kulit akan tetap lebih terjaga kesehatannya hingga masa tua nantinya.

Berbagai rekomendasi skincare untuk remaja hadir di pasaran

Alasan perlu memakai sunscreen untuk remaja 

Ketika remaja tidak menggunakan sunscreen dengan benar, maka akan ada beberapa efek negatif yang dirasakan pada kulit. Oleh sebab itu, berikut ini beberapa alasan mengapa penting untuk menggunakan sunscreen bagi para remaja:

  • Menghindari kanker kulit

Salah satu kanker kulit yang bisa terjadi akibat paparan sinar matahari berlebih adalah melanoma. Kebanyakan orang mengira melanoma hanya bisa menyerang orang dewasa saja.

Padahal, menurut penelitian, tingkat kanker kulit yang menyerang anak-anak dan remaja mengalami kenaikan hingga 250 persen selama 40 tahun terakhir. Ini membuktikan bahwa remaja pun tidak terlepas dari risiko kanker kulit akibat sinar matahari.

Oleh sebab itu, jangan abaikan pentingnya memakai sunscreen. Gunakanlah sunscreen sejak anak-anak, remaja, sampai dewasa untuk terhindar dari risiko kanker kulit.

  • Meningkatkan kelembaban kulit

Sebagian besar produk sunscreen yang ditujukan untuk remaja dilengkapi dengan formulasi yang mampu melembabkan kulit. Oleh sebab itu, memakai sunscreen juga bisa membantu menjaga kelembaban kulit para remaja.

Kulit yang kering lebih rentan mengalami kerusakan. Kekeringan pada kulit bisa terjadi karena berbagai faktor, mulai dari dehidrasi, paparan sinar matahari berlebih, faktor genetik, dan lain sebagainya.

Jangan ragu untuk menggunakan sunscreen untuk remaja, karena selain mendapatkan perlindungan dari sinar UV, sunscreen juga bisa membantu menjaga kelembaban kulit Anda. 

  • Membangun kebiasaan memakai sunscreen

Masa remaja adalah masa yang sangat tepat untuk mulai membangun kebiasaan memakai sunscreen. Bagi orang yang sudah lebih dewasa, membentuk kebiasaan baru bukanlah hal yang mudah.

Oleh sebab itu, usahakan untuk rutin memakai sunscreen setiap hari, apalagi di usia remaja. Karena, ini bisa menjadi langkah awal yang baik untuk membiasakan diri dalam memakai sunscreen hingga tua nanti. 

Waktu yang tepat untuk memakai sunscreen

Perlu diperhatikan, pemakaian sunscreen untuk remaja tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Anda perlu mengetahui waktu yang tepat untuk memakai sunscreen. Berikut ini panduannya:

  1. Pakai sunscreen sekitar 30 menit sebelum beraktivitas di bawah sinar matahari. Ini memberikan waktu bagi kulit untuk menyerap produk sunscreen sepenuhnya dan tidak mudah terhapus saat berkeringat.
  2. Aplikasikan sunscreen kembali setelah 4-5 jam beraktivitas di bawah sinar matahari, atau setelah berenang atau melakukan kegiatan berat yang mengeluarkan keringat, seperti olahraga.
  3. Pakai sunscreen bukan hanya saat beraktivitas di luar ruangan, tapi juga saat di dalam ruangan. Sinar matahari bisa masuk melalui jendela atau pintu.

Dalam beberapa kasus, paparan sinar UV tidak selalu hanya berasal dari matahari. Anda juga bisa terkena paparan sinar UV apabila menggunakan lampu dengan kadar UV di dalam ruangan. 

Oleh sebab itu, jangan abaikan pentingnya menggunakan sunscreen untuk remaja, bahkan meski Anda hanya beraktivitas di dalam ruangan saja. Ketika akan mengaplikasikan kembali sunscreen setelah 4-5 jam, pastikan Anda membersihkan kulit wajah Anda terlebih dahulu dari keringat, debu, dan minyak. Hal ini penting supaya sunscreen bisa teraplikasikan dengan lebih baik.