Rekomendasi Obat Keputihan di Apotek, Ada Obat Flagystatin

Keputihan memang jadi keluhan yang banyak dialami oleh wanita. Ada yang tidak mengganggu, namun ada pula keputihan yang bisa menyebabkan infeksi. Pengobatannya pun akan bergantung pada penyebab keputihan itu sendiri. Ada yang bisa dibeli bebas di apotek, ada pula yang memerlukan resep dokter seperti obat flagystatin ovula.

Keputihan merupakan lendir yang keluar dari vagina. FUngsi dari lendir atau cairan ini untuk menjaga kesehatan alat kelamin wanita sehingga tidak mengalami infeksi. Dalam kondisi normal, keputihan ini tidak berbau, warnanya putih atau bening, tebal dan tidak lengket.

Konsumsi Obat Keputihan Jika Keputihan Tidak Normal

Keputihan merupakan hal yang normal terjadi, tidak semuanya perlu diobati. Hanya saja, jika keputihan yang dialami disebabkan oleh penyakit tertentu seperti infeksi bakteri, penyakit menular seksual, hingga jamur, sehingga perlu diobati.

Adapun ciri-ciri keputihan tidak normal itu adalah:

  • Berwarna cokelat dan terdapat bercak darah, bisa jadi karena keputihan bercampur bercak darah karena siklus menstruasi. Namun bisa pula disebabkan karena kanker serviks atau endometrium.
  • Keputihan berwarna kuning dan bentuknya menggumpal, bisa jadi pertanda penyakit menular seksual seperti gonore
  • Keputihan berwarna merah muda, bisa jadi ini disebabkan karena adanya luka di area kelamin.
  • Keputihan berwarna kuning atau abu-abu yang disertai bau busuk dan busa, ini merupakan tanda penyakit trikomoniasis.
  • Berwarna putih, kental seperti keju, ini bisa menandakan infeksi jamur candida
  • Berwarna putih keruh, atau warna kuning bau amis, jadi pertanda infeksi bakteri (vaginosis bakteri).

Obat Keputihan di Apotek yang Aman

Keputihan yang abnormal disertai berbagai gejala seperti yang disebutkan di atas sebaiknya perlu diobati karena bisa jadi mengindikasikan masalah kesehatan tertentu. Berikut beberapa obat keputihan yang bisa digunakan dan bisa didapatkan di apotek.

  1. Keputihan karena infeksi bakteri

Keputihan yang disebabkan karena infeksi bakteri atau vaginosis bakteri bisa diobati dengan pemberian antibiotik. 

Obat antibiotik tidak bisa dibeli bebas di apotek karena memerlukan resep dari dokter. Pilihan antibiotik yang bisa digunakan seperti metronidazole, clindamycin, dan tinidazole. 

Salah satu obat antibiotik untuk mengobati infeksi vagina karena bakteri adalah flagystatin ovula. Obat flagystatin ini mengandung nistatin dan metronidazole. Biasanya obat flagystatin ini diresepkan dokter untuk mengatasi infeksi trichomonas vaginalis dan candida albicans yang terjadi di vagina.

  1. Keputihan karena infeksi jamur

Keputihan yang terjadi akibat infeksi jamur bisa disembuhkan dengan menggunakan obat antijamur. Beberapa pilihan obat antijamur yang bisa dibeli bebas di apotek adalah miconazole, butoconazole, clotrimazole, dan tioconazole. Dokter mungkin juga memberikan obat lain seperti fluconazole. Obat yang satu ini hanya bisa dibeli dengan resep dari dokter.

  1. Keputihan karena penyakit menular seksual

Jika keputihan yang Anda alami karena infeksi menular seksual seperti trikomoniasis atau gonore, maka bisa menggunakan obat yang mengandung tinidazole atau metronidazole. Pastikan agar Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter agar diagnosis yang didapatkan lebih akurat, tidak hanya dari dugaan sendiri saja.

Keputihan bisa juga terjadi karena atrofi vagina akibat menopause. Pada kondisi ini, sebaiknya gunakan krim atau tablet yang mengandung estrogen. Bisa dibeli di apotek secara bebas tanpa memerlukan resep dari dokter.

Anda juga bisa minum yoghurt. Ini akan membantu bakteri baik di vagina dalam melawan bakteri jahat berlebih di area intim tersebut. Jika setelah menggunakan obat dari apotek untuk mengobati keputihan yang dialami, segera konsultasikan dengan dokter agar mendapatkan penanganan lebih maksimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *